'

Jembatan Rusak di Long Metun, Warga Terpaksa Gunakan Jalur Alternatif

1756995856155.jpeg

Oleh : Rendi

Long Metun, 3 September 2025 – Kondisi jalan di Desa Long Metun semakin hari semakin mengkhawatirkan. Jembatan di Sungai Belatik yang menjadi akses utama kini sudah tidak dapat dilewati karena rusak parah. Warga akhirnya harus menggunakan jalur alternatif berupa perendaman di bawah jembatan.

Situasi ini menimbulkan kesulitan besar bagi masyarakat. Selain arus sungai yang bisa membahayakan, jalan alternatif tersebut juga tidak layak untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Hujan yang sering turun membuat jalan semakin licin dan berlumpur, sehingga rawan menimbulkan kecelakaan.


Seorang warga menyampaikan, rusaknya jembatan ini sudah cukup lama terjadi. Namun hingga kini, perbaikan belum dilakukan. “Kalau hujan deras, kami sulit sekali melewati jalan ini. Mobil bisa terjebak di lumpur, motor pun sering tergelincir,” ujarnya.

Kondisi jalan dan jembatan yang rusak tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga berdampak pada akses ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Anak sekolah terhambat berangkat, hasil kebun sulit dibawa keluar, dan warga yang sakit kesulitan menuju fasilitas kesehatan.


Masyarakat Long Metun berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan Sungai Belatik dan membenahi kondisi jalan. “Kami butuh solusi segera. Jalan ini adalah urat nadi desa kami,” tambah warga lainnya.

Kerusakan jalan dan jembatan ini menjadi potret nyata tantangan infrastruktur di pedesaan, sekaligus suara warga yang berharap adanya perhatian serius dari pihak berwenang.


Bagikan post ini: