Gotong Royong Pembukaan Lahan untuk Bandara Perintis di Desa Long Metun
Pada 9 September 2025,
masyarakat Desa Long Metun bersama masyarakat Desa Sungai Anai melaksanakan
kegiatan pembukaan lahan untuk pembangunan bandara perintis. Kegiatan ini
diikuti oleh seluruh masyarakat dari kedua desa sebagai bentuk gotong royong
dan dukungan terhadap upaya meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat di
wilayah tersebut.
Pembukaan lahan dilakukan
secara bersama-sama dengan membersihkan dan mempersiapkan area yang akan
digunakan sebagai lokasi pembangunan bandara perintis. Keterlibatan masyarakat
dari Desa Long Metun dan Desa Sungai Anai menunjukkan adanya semangat kebersamaan
serta harapan besar agar pembangunan bandara dapat segera terwujud dan
memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selama ini, masyarakat Desa Long Metun dan Desa Sungai Anai masih menghadapi keterbatasan akses transportasi udara. Untuk mendapatkan penerbangan umum maupun ketika membutuhkan rujukan ke kota, masyarakat biasanya harus menuju Long Ampung atau menggunakan Bandara Perintis Data Dian. Kedua akses tersebut relatif jauh dari permukiman masyarakat dan harus ditempuh melalui medan yang cukup berat.

Kondisi tersebut menjadi
tantangan, terutama ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan dalam
kondisi darurat. Pasien yang membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan di kota
harus melalui perjalanan yang tidak mudah, sehingga membutuhkan waktu dan
tenaga lebih besar. Dalam kondisi tertentu, keterlambatan perjalanan dapat
menjadi kendala dalam proses penanganan dan rujukan pasien.
Karena itu, keberadaan
bandara perintis di Desa Long Metun diharapkan dapat menjadi salah satu solusi
untuk mempermudah akses transportasi dan mempercepat mobilitas masyarakat,
khususnya dalam keadaan darurat seperti rujukan pasien. Selain bidang
kesehatan, bandara ini juga diharapkan dapat mendukung akses masyarakat
terhadap pendidikan, pelayanan pemerintahan, kebutuhan ekonomi, serta mobilitas
orang dan barang.
Kegiatan pembukaan lahan
pada 9 September 2025 menjadi langkah awal yang penting dalam mewujudkan
harapan tersebut. Melalui kegiatan gotong royong, masyarakat Desa Long Metun
dan Desa Sungai Anai menunjukkan komitmen untuk ikut berperan dalam pembangunan
infrastruktur yang akan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat di masa
mendatang.
Dengan adanya dukungan
dan partisipasi masyarakat, pembangunan bandara perintis diharapkan dapat terus
dilanjutkan sehingga akses transportasi udara menjadi lebih dekat, mudah, dan
aman bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perjalanan cepat
untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maupun kebutuhan penting lainnya.
Baca juga:
Kemarau; Berburu Ikan
Kemarau; Berburu Ikan